modifikasi-ertiga-sporty--keluarga-riang--hati-senang-2c83da

Merasa ada yg janggal di kabin Ertiga, mengarahkan sang pemilik pindai keseluruhan semua peranti di bidang interior. Permasalahan itu juga yg setelah itu memaksanya buat merestorasi ulang sekian banyak ornamen yg dirasa kurang enak dipandang.

Haris Aditya, pemilik Ertiga itu menyadari bahwa awalnya tidak ada niat buat merombak Low MPV kesayanganya, terlebih mesti meraih persetujuan dari sang istri.

Tadinya, aku cuma mau membersihkan semuanya. Namun kepada disaat aku bawa ke bengkel, ada yg menawari pemasangan kosmetik audio. Ya sekalian aja dirombak keseluruhan. Kebetulan lagi istri aku setuju dgn hal tersebut, buka Haris, sembari memamerkan sektor interior yg sudah dirombak.

Dimulai dari penataan lampu sektor dalam, Haris memanfaatkan bahan acrilyc berukuran 5mm, fungsinya biar pancaran cahaya LED memantul ke luar. Balutan sintetis MB-Tech pula sudah menutupi sektor dalam mobil ini, mulai sejak dari dashboard sampai kabin buritan.

Tetapi yg menjadi kebanggaan sang pemilik yakni kabin tengah yg sudah disulap jadi suatu minibar. Walau tampak sederhana, tapi kenyamanannya menciptakan mobil ini sanggup jadi hunian kedua untuk keluarga kecilnya.

Bukan itu saja, MPV ini pun sudah mendapat sentuhan kosmetik audio yg pass menghibur mereka diwaktu laksanakan perjalanan jauh. Kendati dia merasa besutannya belum pantas utk disertakan dalam turnamen audio, Haris mengaku puas bersama penataan sound sistem yg pass apik. Juga Sebagai pusat nada, head satuan Skeleton SKT d319, dinilainya pass buat mendobrak 2 buah sub woofer JBL 10″, juga 2 buah kombinasi speaker split 6″ merek Infinity.

Di lini tengah, Haris menghias peranti hiburan dgn satu buah LCD Televisi merek LG 24 inch dgn pemeriksaan nada LED. Ke-2 headrest depan pula tidak luput dari penyematan LCD kategori Avelino dt900 berukuran 9″. Seluruhnya piranti tersebut diperkuat bersama 2 buah power PCE yg berada di posisi depan & 1 buah di belakang.

Akhirnya, dentuman suaranya sanggup setara dgn sub woofer 12. Sengaja aku pake ukuran 10, biar tak mengubah sektor belakang Ertiga. Menjadi aku gak memajukan bangku belakang, cuma menghilangkan bangku tengahnya saja, urainya.

Diakuinya, power kategori PCE yg disematkan Haris, tidak sama jauh bersama merek sejenisnya. Ia merasa optimis bahwa model ini tidak ada imitasinya, sementara merek lain tidak sedikit ornamen yg telah diamputasi.

Aku memilih PCE, dikarenakan model ini gak ada tiruannya, & aku pun telah liat jeroannya. Seandainya yg lain, luarnya brand ternama namun dalemnya kita gak tau

 

Bandar Bola Terbaik