KEREN!!! Usia 14 Tahun Sudah Kuliah, DI FK UGM PULA!!!

mahasiswa termuda

Agen bola Aldo Meyolla Geraldino jadi mahasiswa termuda di Kampus Gadjah Mada (UGM). Terhadap usianya yg tetap 14 thn, remaja kelahiran 19 Desember 2000 ini sanggup menembus jenjang mahasiswa & masuk di Fakultas Kedokteran (FK) UGM.

Ketika ditemui di universitas Agen Bola Terpercaya FK UGM, Aldo mengaku ketika ini usianya 14 thn & 7 bln. Dirinya lahir di Solo, 19 Desember 2000, & menamatkan pendidikannya di SD Negara 16 Solo, jateng, dalam lima thn.

Lulus SD, Aldo dulu bersekolah di SMP 9 Solo. Beliau Bandar Agen Bola menyelesaikan jenjang SMP dalam ketika dua thn. Aldo lantas menyambung pendidikannya di SMA 1 Solo yg dilahapnya dalam dua th. “Saya dari SD telah ikut akselerasi. SD yg mestinya enam thn menjadi lima th,” kata dirinya.

Anak ke-2 dari dua bersaudara ini mengaku masuk ke FK UGM melalui jalur seleksi dengan masuk perguruan tinggi negara (SBMPTN). Lantaran, walaupun nilainya pas dgn standar jalur husus, kuota utk sekolahnya sudah habis. “Nilai aku masuk. Tapi, kuota utk sekolah aku habis, menjadi ikut tes SBMPTN,” kata beliau.

Aldo Sabung Ayam mengaku mempersiapkan diri utk melintasi seleksi itu. “Tidak ada istilah mungil hati. Aku mempelajari & mempersiapkan diri. Intinya, tenang & tak tegang ketika menghadapi ujian,” kata beliau.

Kok 14 thn Udah Kuliah?
th

Diwaktu duduk di bangku SMP 9 Solo, Aldo cuma butuh 2 th buat menyelesaikan studinya. Demikian serta disaat menimba ilmu di bangku SMA 1 Solo, Aldo cuma butuh ketika 2 thn buat menuntaskan sekolahnya.

“Saya telah sejak SD ikut akselerasi,” tutur Aldo mengungkapkan kunci keberhasilannya jadi mahasiswa termuda tersebut.

Menurut Aldo, beliau masuk UGM melalui jalur SBMPTN. Walau nilainya telah pas standar jalur husus, kuota utk sekolahnya sudah habis. Dikarenakan itu dirinya mengikuti jalur SBMPTN UGM.

“Kuota utk sekolah aku habis, menjadi ya aku ikut tes SBMPTN masuk UGM,” tutur Aldo.

Walaupun nilainya memuaskan, namun tak sanggup masuk UGM lewat jalur husus, Aldo tak berkecil hati. Beliau pula bersama serius & giat menggali ilmu menghadapi ujian masuk di Fakultas Kedokteran UGM. Elemen ini dilakukan utk menguber cita-citanya jadi seseorang dokter.

“Tidak ada istilah mungil hati, aku konsisten menuntut ilmu & mempersiapkan diri. Pokoknya slow saja & tak tegang sesuai ujian,” kata dirinya.

Aldo mengaku bercita-cita jadi dokter sebab menyaksikan tugas mulia dokter yg menunjang orang. diluar itu, sebab beliau senang pelajaran Ilmu Wawasan Alam (Bandar bola online) & Biologi. Lantaran itu, dirinya terpacu memahami & bekerja di bagian kesehatan.

“Menjadi dokter yakni angan-angan aku. Menjadi ceritanya kan mata aku minus. Dikala check up, aku menyaksikan tugas dokter itu asyik & mulia. Aku serta-merta mau menjadi dokter,” tegas beliau.

Menurut Aldo, guna wujudkan cita-citanya beliau mesti berjuang keras. Di antaranya menggali ilmu sewaktu 3 jam tiap-tiap harinya.

“Paling sedikit 1 jam, kebanyakan menuntut ilmu hingga 3 jam. Jika masihlah kurang atau belum paham rata-rata aku nambah jam menggali ilmu,” jelas Aldo.

Tujuannya Jadi Dokter : Mau Menggratiskan Budget Pengobatan Pasien Tak Bisa

Dia dapat jadi mahasiswa di umur muda lantaran mengikuti acara akselerasi (percepatan kelas). Pemilik sapaan Aldo ini cuma butuh ketika lima thn buat merampungkan Sekolah Basic. Sementara tingkat SMP & SMA, masing-masing ditempuh kurun waktu dua th.

“Semoga kuliah mampu 3,5 th,” kata Aldo.

Meski jauh lebih jejaka dari kawan seangkatan, Aldo merasa tidak kesusahan beradaptasi bersama sohib barunya. “Teman- sohib dapat menerima & mengerti aku,” tutur anak bungsu dari dua bersaudara ini.

Keberadaan Aldo pernah menarik perhatian Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo. Politikus PDI-P itu hadir di UGM buat jadi pembicara kepada pembukaan orientasi mahasiswa.

Ganjar menanyakan gimana tanggapan Aldo saat mendapat pasien miskin. Dgn tegas, Aldo mengaku dapat menggratiskan budget jikalau menemui pasien tak dapat.

“Ya bila tak miliki duit, musim aku mesti ngotot minta? Orang miskin pula mesti konsisten mendapat obat & perawatan, meski tidak miliki duit,” ucap Aldo.

Sesudah menjadi dokter, Aldo bilang, ingin ke pelosok Indonesia utk mengobati penduduk pedalaman. “Mereka sewaktu ini minim obat-obatan & akses kesehatan maka mesti diperhatikan,” ujar Aldo.

Mendengar niat mulia Aldo, Ganjar Pranowo serta-merta berikan apresiasi terhadap bocah berkacamata ini. “Kalau Aldo list menjadi calon bupati, tentu aku memilih. Mudah-mudahan cita-citamu dapat tercapai & inspirasi. Aku percaya di periode depan sosok seperti Aldo ini yg bakal jadi pemimpin bangsa,” papar Ketua Keluarga Alumni Kampus Gajah Mada (Kagama) ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *