Berbahasa Indonesia Yang Baik dan Benar

https://i2.wp.com/2.bp.blogspot.com/-PlR4XUtV1OM/UvEFxgftxlI/AAAAAAAAACw/UmhZrTHfMWc/s1600/keep-calm-and-talk-bahasa-indonesia-2.png?resize=500%2C347

Agen Sabung Ayam Bahasa itu mencerminkan pribadi seorang, bila kita senantiasa memakai bahasa indonesia yg baik & penuh kesantunan, orang pula bakal mencitrakan kita juga sebagai pribadi yg baik & berbudi, sebab lewat ujar kata satu orang sanggup menilai kepribadian dari orang tersebut. Tetapi sebaliknya jikalau dalam kesehariannya seorang tersebut tak memenuhi kebiasaan berbahasa santun, baik & benar sehingga orang lain dapat mencitrakan kita juga sebagai pribadi yg jelek

Bahasa mampu jadi media kekerasan verbal yg terwujud dalam papar kata seperti memaki, memfitnah, menghasut, menghina, & sebagainya. Di lndonesia faktor tersebut tidak jarang berjalan, bahkan tingkah laku tersebut telah jadi rahasia umum di warga & di kalangan remaja. sekarang ini lebih gemar memanfaatkan bahasa asing atau bahasa gaul yg condong tak santun, & tak terpola bersama baik. Bahasa Indonesia yg sulit payah disatukan visinya dalam Sumpah Pemuda yang merupakan bahasa pemersatu bangsa sesudah berabad-abad bangsa ini terbelenggu dalam penjajahan, waktu ini seolah luntur oleh disaat, bukan bahasa Indonesianya yg hilang namun pemaknaan & penggunaan bahasa yg baik, sopan & santun dalam kehidupan sehari-hari yg hilang. Kala ini tidak sedikit sekali remaja yg membuat bahasa gaul, ialah bahasa baku yg dipelesetkan, maka terkadang orang dewasa tak mengerti & mendalami bahasa yg dikatakan oleh para remaja tersebut.

Penyebab pemakaian bahasa gaul di kalangan remaja ini karena kurangnya kecintaan para remaja kepada bahasa Indonesia. Manusia dapat lantaran terbiasa, bila anak-anak remaja itu telah terbiasa mengucapkan & menuliskan kata-kata yg salah dalam berkomunikasi, sehingga seterusnya dapat salah. Aspek ini dapat menciptakan pemakaian bahasa Indonesia yg baik & benar, tidak ingin dimanfaatkan lagi & dapat mati. Selayaknya remaja membudidayakan berbahasa yg baik & benar dalam berkomunikasi, lantaran remaja yang merupakan penerus bangsa, bila bukan kita sendiri yg menghargai Bahasa Indonesia siapa lagi..??

Bahasa gaul sendiri sebenarnya telah ada sejak thn 1980-an namun kepada dikala itu istilah bahasa prokem (okem). Dulu bahasa tersebut diadopsi selanjutnya dimodifikasi sedemikian unik & difungsikan oleh beberapa orang tertentu atau kalangan-kalangan tertentu saja. Terhadap awalnya bahasa prokem digunaakan oleh para preman yg kehidupanya dekat bersama kekerasan, kriminal, narkoba, & minuman keras. Tidak Sedikit istilah-istilah baru yg mereka ciptakan bersama maksud biar penduduk awam atau orang luar komune mereka tak mengerti bersama apa yg mereka bicarakan atau yg sudah mereka bicarakan. Menurut Wikipedia Indonesia “Bahasa gaul adalah wujud ragam bahasa yg difungsikan oleh penutur remaja, waria utk mengekspresikan ide & emosinya.”

Suatu artikel di Kompas yg ditulis Sahertian berjudul So What Gitu Loch…..(2006 : 15) menyebut bahwa bahasa gaul atau bahasa prokem sebenarnya telah ada sejak 1970-an. Awalnya istilah- istilah dalam bahasa gaul itu utk merahasiakan isikan obrolan dalam populasi tertentu. Oleh dikarenakan tidak jarang difungsikan diluar komunitasnya, lama-lama istilah tersebut menjadi bahasa sehari-hari. Kosakata bahasa gaul yg belakangan ini berkembang tidak jarang tak beraturan & condong tak terumuskan. Bahkan tak bakal diprediksi bahasa apakah yg berikutnya bakal jadi bahasa gaul. Berdasarkan hasil penelitian terdahulu, terdapat sekian banyak penelitian yg relevan dgn penelitian ini, merupakan Pengkajian semantik terhadap bahasa gaul, SondangManik (2004).

Seiring bersama munculnya bahasa gaul dalam penduduk, tidak sedikit sekali resiko atau pengaruh yg ditimbulkan oleh bahasa gaul kepada perkembangan bahasa Indonesia, diantaranya yaitu : Eksistensi bahasa Indonesia terancam terpinggirkan oleh bahasa gaul, menurunnya derajat bahasa Indonesi, menyebabkan punahnya bahasa Indonesia. Oleh makanya kita yang merupakan remaja penerus bangsa mesti lebih mencintai bahasa indonesia itu sendiri bila bukan kita, siapa lagi yg dapat melestarikannya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *